Perilaku asertif pada generasi Z : Bagaimana peranan budaya kolektivisme?

Authors

  • Mutiara Hikmah Mahasiswa
  • Mamang Efendy Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Herlan Pratikto Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/sukma.v4i2.10373

Keywords:

Perilaku Asertif, Budaya Kolektivisme, Generasi Z

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is a relationships between collectivist cultural values ​​and assertive behavior of Z generation in Banyuwangi Regency. This study method uses quantitative research. The population in this study were Banyuwangi regency aged 10-24 years. Participants in the study amounted to 272 people. Participants taken with purposive sampling technique. Data collection instruments are cultural collectivism and assertive behavior scale. The data analysis technique used is pearson product moment correlation. Based on the results of data analysis conducted, the results of a correlation test between cultural collectivism and assertive behavior were 0.951 with a significance of p = 0.000 (p <0.01), which indicates that there is a positive and very significant relationship between cultural collectivism and assertive behavior of Z generation in Banyuwangi. In conclusion, the higher the cultural collectivism possessed by Z generation, the higher the assertive behavior of Z generation. Conversely, the lower the cultural collectivism of Z generation, the lower the assertive behavior.

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan - hubungan antara nilai budaya kolektivisme dengan perilaku asertif pada generasi Z di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kabupaten Banyuwangi usia 10-24 tahun. Partisipan  dalam penelitian berjumlah 272 orang. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu skala budaya kolektivisme dan skala perilaku asertif. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapatkan hasil uji korelasi sederhana antara budaya kolektivisme dengan perilaku asertif sebesar 0,951 dengan siginifikansi p=0,000 (p <1,00) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara budaya kolektivisme dengan perilaku asertif pada generasi Z. Kesimpulannya, semakin tinggi budaya kolektivisme yang dimiliki oleh generasi Z di Kabupaten Banyuwangi, semakin tinggi pula perilaku asertif. Sebaliknya, semakin rendah budaya kolektivisme pada generasi Z di Kabupaten Banyuwangi, maka semakin rendah perilaku asertif yang dimiliki.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-01-27