Kajian Teori Pemikiran Ekonomi Mazhab Klasik dan Relevansinya pada Perekonomian Indonesia

Authors

  • Hastarini Dwi Atmanti Fakultas Ekonomi Undip

Abstract

Abstract

The classical school of liberalism, born in the eighteenth century to the middle of the nineteenth century, states that government intervention is kept to a minimum in the economy (laissez faire laissez passer), since interference actually causes distortion. The economy has the ability to return to the balance position automatically. Classical adherents such as Adam Smith, Jeremy Bentham, Thomas Robert Malthus, Robert Owen, David Ricardo, Jean Baptiste Say, Antoine Augustine Cournot and John Stuart Mill, believe that the free market system will bring about an efficient level of economic activity over the long term. Full employment will always be achieved and the economy will experience steady growth.

 

Keywords: classical school, laissez faire laissez passer, efficient economic activity

JEL classification: B12, B21

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Halim dan Bambang, Supomo. 2005. Akuntansi Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Alma, B. 2009. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung : Alfabeta,.

Assauri, S. 2007. Manajemen Pemasaran, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Bambang, Riyanto, 2001. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi Keempat, Cetakan Ketujuh, BPFE Yogyakarta, Yogyakarta

Cholid, N., dan H. A. Achmadi. 2008. Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Gittinger, J.P. 1986. Analisa Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. Jakarta : Universitas Indonesia.

Hansen dan Mowen. 2006. Buku I Management Accounting Edisi 7. Jakarta : Salemba Empat

Ibrahim, Y. 2009. Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta : PT Rineka Cipta

Jimmy.S Juwana, 2005, Panduan Sistem Bangunan Tinggi Untuk Arsitek dan Praktisi Bangunan. Jakarta : Erlangga.

Kadariah., L. Karlina., dan C. Gray. 1978. Pengantar Evaluasi Proyek. Jakarta : UI

Kasmir dan Jakfar. 2003. Studi Kelayakan Bisnis. Kencana Prenada Media Group,. Jakarta.

Kasmir dan Jakfar. 2012. Studi Kelayakan Bisnis. Edisi Revisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Kodrat, D. S. 2009. Manajemen Distribusi. Bogor : Graha Ilmu.

Kotler, et al, 2007. Marketing Management. New Jersey : Pearson Prentice Hall.

Kotler, P., dan G. Amstrong. 1991. Principle of Marketing. New Jersey : Prentice Hall Inc.

Newnan, D. G. 1990. Engineering Economic Analysis. Jakarta : Binarupa Aksara.

Rangkuti, F. 2006. Business Plan: Teknik Membuat Perencanaan Bisnis &. Analisa Kasus. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Stanton, W. J. 2008. Fundamental of Marketing. Singapore: Mc, Graw Hill Inc.

Suad, H., dan M. Suwarsono. 2006. Studi Kelayakan Proyek. Yogyakarta: Penerbit AMP YKPN.

Suratman. 2006. Studi Kelayakan Proyek (Teknik dan Prosedur Penyusunan Laporan). Yogyakarta: J&J Learning

Suwarsono., dan Alvin. 2006. Perubahan Sosial Dan Pembangunan.Jakarta: Pustaka. LP3ES Indonesia.

Umar, Husein. 2007. Studi Kelayakan Bisnis. Edisi 3. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Umar, Husein. 2008. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi Kedua. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Umar, Husein. 2009. Metode Riset Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Utami, C. W. 2006. Manajemen Ritel. Jakarta : Salemba Empat.

Warsika, P. D. 2009. “Studi Kelayakan Investasi Bisnis Propertiâ€, Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 13, No. 1, Januari 2009.

Zaharuddin, H. 2006. Menggali Potensi Wirausaha. Bekasi: CV Dian Anugrah Prakasa.

http://www.zoominfo.com/p/Imoyo-Soemarlin/1089812444

http://www.yokikuncoro.com/2007

Downloads

Published

2018-12-07

Issue

Section

Articles