ANALISIS INVESTASI PEMBANGUNAN CONVENTION CENTER DI KOTA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.30996/exp.v5i01.812Abstract
Pembangunan Gedung Convention Center di Makassar yang kokoh dan berkelanjutan serta terpadu
dan dinamis, perlu direncanakan secara tepat, sehingga proses perencanaan yang panjang di bidang
pembinaan, pengembangan dan pembangunannya memiliki orientasi untuk menghadapi masa depan,
memerlukan arah yang konsisten dan berkelanjutan. Melihat kondisi keterbatasan kualitas SDM dan sasaran
prasarana serta dukungan anggaran yang belum memadai, tuntutan rumusan kebijakan dan ketepatan
pemilihan program yang tersusun dalam bentuk pelaksanaan roda pemerintahan dan bidang lainnya harus
dapat menjawab tuntutan pemenuhan disegala bidang, sehingga nantinya institusi terkait harus dapat
mengembangkan aspek-aspek di segala bidang kerjasama dan sosialisasi antar badan dan instansi terkait.
Untuk mendapatkan keputusan yang tepat perlu dilakukan penelitian analisis investasi pembangunan
Convention Center di Kota Makassar, penelitian ini dilakukan untuk menentukan : (1) nilai investasi dan
pengelolaan yang layak, (2) mendapatkan harga sewa ruang Convention Center dan (3) mendapatkan lama
waktu kerjasama yang paling optimal dengan pihak investor pembangunan Convention Center Kota
Makassar dengan menggunakan sistem kerjasama Build Operate Transfer (BOT). Hasil dari penelitian
adalah (1) Proyek pembangunan Convention Center memerlukan dana investasi sebesar Rp 58,026 Milyar.
Dengan asumsi bunga 10% per tahun, maka didapatkan masa investasi 13 tahun 9 bulan. Proyek
pembangunan Convention Center ini dinyatakan layak untuk dijalankan. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai
NPV > 0 yaitu sebesar Rp 4,490 Milyar, nilai IRR melebihi tingkat bunga yang diharapkan yaitu 11,58%,
Break Even Point usaha penyewaan Convention Center terjadi pada tahun ke 8 lebih 2 bulan, tepatnya pada
tahun 2021, (2) Biaya sewa yang optimal untuk setiap jam adalah Rp 6,5 Juta, (3) Waktu kerjasama dengan
pihak investor pembangunan Convention Center Makassar dengan menggunakan sistim kerjasama Build
Operate Transfer (BOT). Berdasarkan perhitungan DPP, maka diperoleh nilai Discounted Payback Period
(DPP) dari usaha Convention Center adalah 13 tahun 9 bulan lebih cepat dibandingkan dengan masa
investasi 15 tahun, hal ini menjelaskan bahwa usaha Convention Center ini layak untuk dijalankan, karena
pengembalian modal awal usaha yang dibuktikan dari nilai DPP lebih cepat dari umur proyek yang
direncanakan.
Kata kunci : Convention Center, kelayakan, Build Operate Transfer
Downloads
References
Adi, Rukminto, Isbandi, 2001, Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat dan
Intervensi Komunitas (Pengantar pada Pemikiran dan Pendekatan Praktis,
Jakarta: Lembaga Penerbit FE-UI)
Ariadi, Septi dkk, 2007, Penyusunan Kebijakan dan Program Pemberdayaan UKM di
Kabupaten Sumenep, Surabaya: Lutfansah Mediatama
———————————, 2009, Studi tentang Ketidakberdayaan Perenpuan dan
Anak dalam Keluarga Miskin di Perkotaan, Surabaya: Kerjasama Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga dengan Wahana Visi
Indonesia
Budiman, Arief, 1995, Teori Pembangunan Dunia Ketiga, Jakarta: Gramedia Pustaka
Utama.
Dun, William N.2000, Analisis Kebijakan Publik, Yogyakarta: Gadjah Mada University
Press
Edward III, George C., 1980, Implementing Public Policy, Washington: Congressional
Quarterly Press.
Goldsmith, James, 1995, Perangkap : Meningkatnya Pengangguran, Kekerasan,
Kemiskinan di Daerah Kumuh Perkotaan, Kemerosotan Lingkungan dan
Kesadaran Umum bahwa telah terjadi Kesalahan yang Mendasar, Jakarta :
Yayasan Obor Indonesia.
Grindle, Merilee S., 1980, Politics and Policy Implementation in the Third World, New
Jersey: Princeton University Press.
Gunawan & Rahayu, Isye Sri, 2005, Penelitian Pengembangan Model Pemberdayaan
Keluarga Miskin di Sekitar Kawasan Industri, Jakarta: Pusat Penelitian dan
Pengembangan Usaha Kesejahteraan Sosial, Badan Pelatihan dan
Pengembangan Sosial, Departemen Sosial Republik Indonesia.
Hendrarso, Susanti, Emy, 2008, Ketimpangan Gender dan Ketidakberdayaan
Perempuan Miskin Perkotaan, Surabaya: Insan Cendekia.
Hikmat, Harry, 2001, Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Bandung : Humaniora
Utama.
Hogwood, Brian W. and Lewis A. Gunn., 1984. Policy Analysis for the Real World,
New York: Oxford University Press.
Howlett, Michael & M Ramesh, 1995, Studying Public Policy, New York: Oxford
University Press.
Ife, Jim, 1995, Community Development : Creating Community Alternatives-Vision,
Analisys and Practice, Australia: Longman Pty Ltd.
Kartasasmita, Ginanjar, 2003, Pemberdayaan Masyarakat : Konsep Pembangunan yang
Berakar pada Masyarakat, Bandung: Program Pascasarjana ITB.
Lester, James P. and Joseph Stewart, JR., 2000, Public Policy An Evolution Approach,
London: Wadsworth/Thompson Learning.
Mafruhah, Izza, 2009, Multidimensi Kemiskinan, Surakarta: UNS Press.
Mas’oed Mohtar dan Colin MacAndrews, 2001, Perbandingan Sistem Politik,
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mazmanian, Daniel A. and Paul A. Sabatier, Implementation and Public Policy, Illionis:
Scott, Foresman and Company.
Miles, Matthew B dan A. Michael Huberman, 1992. Analisis Data Kualitatif, Jakarta:
UI Press.
Moleong, Lexy J. dan David B. Williams, 1995. Penelitian Naturalistik, Jakarta:
Program Pascasarjana IKIP Jakarta.
Mujiyadi, B dkk, 2007, Implementasi Program Pemberdayaan Fakir Miskin : Studi
Evaluasi di Delapan Daerah Indonesia, Jakarta : Pusat Penelitian dan
Pengembangan Kesejahteraan Sosial Badan Pendidikan dan Penelitian
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Extrapolasi agree to the following terms:
- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)







