English

Penulis

  • Ananditya Bagus Prabowo Universitas Indonesia
  • Maria R.U.D Tambunan Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30996/jpap.v9i2.10588

Kata Kunci:

English

Abstrak

Masyarakat merupakan aspek kunci dalam administrasi pembangunan. Dengan adanya desentralisasi maka Pemerintah Daerah mempunyai otonomi yang lebih luas untuk menjalankan pemerintahannya secara mandiri dan diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di daerahnya untuk membangun masyarakatnya. Salah satu isu yang sedang hangat saat ini adalah dinasti politik yang sudah menjadi fenomena yang sudah lama terjadi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kediri. Dinasti politik terdiri dari politisi terpilih yang memiliki kerabat keluarga yang juga terpilih pada pemerintahan saat ini atau sebelumnya. Cara pemimpin daerah mengalokasikan anggarannya menjadi penting, terutama bagi sektor pendidikan dan kesehatan yang memiliki kewajiban anggaran masing-masing sebesar 20% dan 10% dari APBD. Penelitian ini menganalisis dampak pengalokasian anggaran pendidikan dan kesehatan terhadap pembangunan masyarakat Bupati Kediri dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai nilainya. Metode yang digunakan adalah analisa deskriptif dengan menggunakan secondary data yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan Badan Pusat Statistik. Berdasarkan temuan studi ini, alokasi belanja pendidikan tidak mempunyai dampak besar terhadap nilai IPM, sedangkan belanja sektor kesehatan mempunyai pengaruh besar terhadap nilai IPM.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-04-07

Cara Mengutip

Prabowo, A. B., & Tambunan, M. R. (2024). English. JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 9(2), 230–244. https://doi.org/10.30996/jpap.v9i2.10588