Communication of the Government Regarding the Handling of Stunting in Bejijong Village, Mojokerto Regency
DOI:
https://doi.org/10.30996/representamen.v11i02.132437Abstrak
Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan nasional dan global. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis sehingga mengakibatkan anak terlalu pendek pada usianya. Di Indonesia, stunting menjadi salah satu permasalahan serius yang sedang di hadapi, untuk itu diperlukannya upaya dalam pencegahan kasus stunting. Sesuai dengan Perpres No. 42 Tahun 2013 terkait Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi telah menata bagaimana usaha pencegahan stunting dalam hal ini pemerintah dan masyarakat bersinergi melakukaan koordinasi untuk mempercepat perbaikan gizi. Dalam konteks yang berbeda, penelitian ini berusaha melihat permasalahan dalam pelaksanaan kebijakan pencegahan stunting melalui advokasi kebijakan. Tujuannya adalah meningkatkan dukungan pelaksanaan kebijakan pencegahan stunting. Advokasi kebijakan pencegahan stunting ini bersifat multisektor, oleh karena itu melibatkan banyak pihak dan kerjasama dari berbagai sektor, tingkat pemerintahan di berbagai lokasi geografis. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berharga bagi pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam mengembangkan komunikasi penyuluhan dan advokasi kebijakan pemerintah terkait Penanganan Stunting di Desa Bejijong, Kabupaten Mojokerto.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Pravinska Aldino, Muchamad Rizqi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors whose manuscript is published will approve the following provisions:
The right to publication of all journal material published on the jurnal representamen website is held by the editorial board with the author's knowledge (moral rights remain the property of the author).
The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license, which means Jurnal Representamen reserves the right to store, modify the format, administer in database, maintain and publish articles without requesting permission from the Author as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
Printed and electronic published manuscripts are open access for educational, research and library purposes. In addition to these objectives, the editorial board shall not be liable for violations of copyright law.





