Metahuman AI as a New Media in Mass Communication

(Phenomenological Study at Nike Ardilla's Metahuman Concert at Synchronize Fest 2024)

Penulis

  • Husnita Husnita Universitas Telkom

DOI:

https://doi.org/10.30996/representamen.v11i02.132561

Abstrak

Penelitian ini membahas penggunaan teknologi Metahuman AI dalam konser musik, dengan studi kasus penampilan virtual Nike Ardilla di Synchronize Fest 2024. Fokus kajian adalah bagaimana kehadiran metahuman sebagai media baru memengaruhi perilaku penggemar serta dinamika komunikasi massa digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi (Schutz, 1967) dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis konten media sosial penggemar. Kerangka teoritis penelitian ini mengacu pada Teori Komunikasi Massa Digital (McQuail, 2010) yang menekankan peran interaktivitas, virtualitas, dan konvergensi media; Konsep Mediated Presence (Couldry & Hepp, 2017) yang melihat media sebagai lingkungan sosial; serta gagasan Convergence Culture (Jenkins, 2006) mengenai pergeseran relasi antara media, teknologi, dan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metahuman AI tidak hanya menjadi medium hiburan, tetapi juga konstruksi identitas kolektif yang memperpanjang eksistensi artis secara digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa komunikasi massa digital bergeser dari sekadar transmisi informasi menjadi ruang pengalaman imersif, di mana teknologi berperan sebagai aktor kultural dan emosional.

.

Kata Kunci: Metahuman AI, komunikasi massa digital, fenomenologi, penggemar, budaya populer

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-10-31