Kepuasan hidup pada sandwich generation: Menelisik peran kematangan emosi dan kebermakaan hidup

Authors

  • Fadiah Ulil Abshar
  • Suroso Suroso Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Karolin Rista Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Kemtangan Emosi, Kebermaknaan Hidup, Kepuasan Hidup, Sandwich generation

Abstract

Abstract

This study aims to determine the relationship between emotional maturity and meaning of life and life satisfaction in the sandwich generation. The research method used was quantitative with a correlational approach. The study subjects consisted of sandwich generation individuals who were in adulthood and had the responsibility of caring for both parents and children simultaneously. The research instruments consisted of an emotional maturity scale, a meaning-of-life scale, and a life satisfaction scale. Data analysis was performed using multiple linear regression. The results showed an F-value of 32.912 with a significance level of 0.000 (p < 0.05), indicating that emotional maturity and meaning-of-life simultaneously have a significant relationship with life satisfaction. The partial test results show that emotional maturity has a significant relationship with life satisfaction (p < 0.05), and that meaningfulness in life has a significant relationship with life satisfaction (p < 0.05). The findings of this study indicate that the ability to manage emotions and the ability to interpret life play a significant role in shaping life satisfaction in the sandwich generation.

 

 

                   Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan kebermaknaan hidup dengan kepuasan hidup pada sandwich generation. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian terdiri dari individu sandwich generation yang berada pada usia dewasa dan memiliki tanggung jawab merawat orang tua serta anak secara bersamaan. Instrumen penelitian berupa skala kematangan emosi, skala kebermaknaan hidup, dan skala kepuasan hidup. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan nilai F sebesar 32,912 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa kematangan emosi dan kebermaknaan hidup secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan hidup. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa kematangan emosi memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan hidup (p < 0,05), demikian pula kebermaknaan hidup memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan hidup (p < 0,05). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mengelola emosi dan kemampuan memaknai kehidupan berperan penting dalam membentuk kepuasan hidup pada sandwich generation.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Diener, Ed. & Biswas-Diener, R. (2008). Happiness: unlocking the mysteries of psychological wealth. Singapore: Blackwell Publishing

Frankl, V. E. (1969). The structure and dynamics of the psyche. Princeton University Press.

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. Bantam Books.

Huda, N. U., Lala, B., & Suneel, I. (2023). Meaning in life and life satisfaction among university students. Journal of Professional & Applied Psychology, 4(2), 181–189.

Hurlock, Elizabeth B. 1980. Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Gramedia.

Lei, L., Leggett, A. N., & Maust, D. T. (2023). A national profile of sandwich generation caregivers providing care to both older adults and children. Journal of the American Geriatrics Society, 71(3), 799–809.

Miller, D. A. (1981). The 'sandwich'generation: adult children of the aging. Social Work, XXVI (5), 419-423

Noviantari, S. P. (2023). Pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan pengetahuan keuangan terhadap kesejahteraan dengan kepemimpinan pelayan sebagai pemoderasi pada karyawan Sandwich Generation (Doctoral dissertation). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Y.

Rohmah, F. N. (2023). Riset: Separuh responden usia produktif adalah generasi sandwich. Tirto. https://tirto.id/riset-lebih-dari-separuh-usia-produktif-jadi-generasi-isandwichi-gRin

Roring, B. W., & Simanjuntak, E. J. (2024). Kepuasan hidup generasi sandwich di indonesia: peran bakti kepada orang tua, tanggung jawab kepada orang tua, dan rasa bersalah. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 17(3), 233-246.

Singh, M., & Sharma, R. (2024). Childhood trauma, emotional maturity and life satisfaction among college students. International Journal of Indian Psychology, 12(2), 4270–4277. https://doi.org/10.25215/1202.383

Steger, M. F., Frazier, P., Kaler, M., & Oishi, S. (2006). The meaning in life questionnaire. Assessing the presence of and search for meaning in life. Journal of Counseling Psychology, 53(1), 80-93. https://doi.org/10.1037/0022-0167.53.1.80

Sugianto, N. P., & Kristiyani, T. (2021). Hubungan antara kualitas relasi dengan saudara kandung dan kepuasan hidup pada dewasa awal. Suksma: Jurnal Psikologi Universitas Sanata Dharma, 2(1), 5-14.

Surjadi, S., Panggabean, H., & Marta, R.F. (2022). Challenges of the sandwich generation: Stress and coping strategy of the multi generation al care. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7 (3), 262–274. https://doi.org/10.23917/indigenous.v7i1.19433

Thingujam, N. S. (2002). Emotional intelligence: what is the evidence? Psychological studies, 47, 1–3.

Wolfram, H.-J., (2023). Meaning in life, life role importance, life strain, and life satisfaction. Current Psychology.

Downloads

Published

2026-01-19