Fanatisme, konformitas dan perilaku agresi pada suporter persebaya di benowo
Keywords:
fanatisme, konformitas, perilaku agresi, suporter sepak bola, PersebayaAbstract
Abstract
This study aims to examine the relationship between fanaticism and conformity and aggressive behavior among Persebaya supporters in Surabaya City. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 262 Persebaya supporters residing in Benowo District, aged 13–18 years, who were selected using purposive sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires measuring fanaticism, conformity, and aggressive behavior. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS version 25.0. The results showed that fanaticism and conformity simultaneously had a significant relationship with aggressive behavior, with an R Square value of 0.735 and a significance level of 0.000 (p < 0.01). Partially, fanaticism had a positive and significant relationship with aggressive behavior (β = 0.319; p < 0.01), while conformity demonstrated a more dominant relationship (β = 1.041; p < 0.01). These findings indicate that higher levels of fanaticism and conformity are associated with a higher tendency toward aggressive behavior among supporters.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fanatisme dan konformitas dengan perilaku agresi di kalangan penggemar persebaya dalam wilayah Surabaya. Studi ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain korelasinal. Sebanyak 262 penggemar persebaya yang tinggal di kecamatan Benoeo dengan usia antara 13 hingga 18 tahun menjadi subjek dalam penelitian ini , yang dipilih melalui Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner dengan skala likerts yang dirancang untuk mengukur fanatisme, konformitas dan perilaku agresi. analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dengan dukungan dari perangkat lunak IBM SPSS versi 25.0. hasil penelitian mengungkapkan bahwa fanatisme dan konformitas memiliki hubungan yang signifikan secara bersamaan terhadap perilaku agresi, dengan nilai R square mencapai 0,735 dan Tingkat signifikan si 0,000 (p<0,01). Jika dianalisis secara terpisah, fanatisme berkolerasi positif secara signifikan dengan perilaku agresi (β = 0,319; p < 0,01), sedangkan konformitas menunjukkan pengaruh yang lebih kuat (β = 1,041; p < 0,01). Temuan ini memperlihatkan bahwa semakin tinggi fanatisme dan konformitas yang dimiliki oleh para pendukung, maka semakin besar pula kecenderungan mereka untuk berperilaku agresi.
Downloads
References
Aditya, W. (2021). Menembus rivalitas, Bonek kirim bantuan korban banjir bandang Malang dan Batu. Bola.com.
Agriawan Debry. (2016). Hubungan Fanatisme dengan Perilaku Agresi Suporter Sepak Bola SKRIPSI.
Balwa, R. (2020, March 27). Bonek Persebaya turun ke jalan semprot disinfektan demi pencegahan virus Corona COVID-19. Liputan6.com.
Baron, R. A., & Byrne, D. (2002). Social Psychology (10th ed.). Allyn & Bacon.
Buss, A. H., & Perry, M. (1992). PERSONALITY PROCESSES AND INDIVIDUAL DIFFERENCES The Aggression Questionnaire.
Country Cassette. (2025). Global football fandom report 2025. Country Cassette Research Institute.
Dollard, J., Doob, L. W., Miller, N. E., Mowrer, O. H., & Sears, R. R. (1939). Frustration and aggression. Yale University Press.
ElianiJenni, Y. M. S. , M. A. N. M. (2018). Fanatisme dan Perilaku Agresif Verbal di Media Sosial pada Penggemar Idola K-Pop. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, Vol 3, 59–72. https://doi.org/DOI:http://dx.doi.org/10.21580/pjpp.v3i1.2442
Firdaus, I. Y. (2020). Study of phenomenology: The aggressive behavior of soccer club supporter. Indonesian Journal of Global Health Research, 2(1).
Ghasani, A., & Indrawati, E. S. (2020). Hubungan antara konformitas teman sebaya dengan intensi agresi pada siswa SMK YKTB 2 Kota Bogor. Jurnal EMPATI, 7(2), 553–556. https://doi.org/10.14710/empati.2018.21675
Gustina, R., Mubina, N., & Aisha, D. (2024). Apakah konformitas dapat memicu agresivitas suporter sepak bola di Karawang? Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 2(3), 128–137. https://doi.org/10.58812/jpkws.v2i03.1532
Hapsari, I., & Wibowo, I. (2015). FANATISME DAN AGRESIVITAS SUPORTER KLUB SEPAK BOLA (Vol. 8, Issue 1).
Kartini Kartono. (1990). Psikologi Perkembangan Anak, Bandung : CV. Mandar
Mulyana, A., Supenawinata, A., & Kurnia, M. F. (2023). Investigating The Influence of Conformity and Fanaticism on Bullying Dynamics. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 197-204. https://doi.org/10.15575/psy.v10i2.29784
Nielsen Sports. (2022). The world football report 2022. Nielsen Holdings.
Putri, K. R. A., & Indrawati, E. S. (2018). Hubungan antara identitas sosial dan konformitas dengan perilaku agresi. Psikoborneo, 6(1), 136–145.
RISTIYANTO, R. (2019). Phenomenology of Communication Behavior of Football Supporters in Giving Support in Brebes Regency, Central Java, Indonesia. International Journal of Science Culture and Sport, 7(30), 31–40. https://doi.org/10.14486/intjscs802
Tajfel, H., & Turner, J. C. (1979). An integrative theory of intergroup conflict. In W. G. Austin & S. Worchel (Eds.), The social psychology of intergroup relations (pp. 33–47). Brooks/Cole Publishing Company.
Taqiyuddin, S., & Bilal, A. (2023). Hubungan antara konformitas dengan perilaku agresi pada suporter sepak bola Singa Mania Palembang (Undergraduate thesis). Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Repository.
Wany Aditya. (2021). Menembus Rivalitas, Bonek Kirim Bantuan Korban Banjir Bandang Malang dan Batu. https://www.bola.com/indonesia/read/4714606/menembus-rivalitas-bonek-kirim-bantuan-korban-banjir-bandang-malang-dan-batu?page=2
Wany Aditya. (2022, October 4). Deretan Peristiwa Kelam Suporter Besar di Sepak Bola Indonesia, Bahan Renungan Agar Tak Terjadi Lagi. https://www.bola.com/indonesia/read/5087294/deretan-peristiwa-kelam-suporter-besar-di-sepak-bola-indonesia-bahan-renungan-agar-tak-terjadi-lagi?page=7
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ajeng Ayunda, Andik Matulessy, Nindia Pratitis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Writers who wish to include images, tables, or parts of the text that have been published elsewhere are required to obtain permission from the copyright owner for print and online formats and to include proof that such permission has been given when submitting their paper. Any material received without such evidence will be deemed to be from the author.



